BERITA - ekonomi-indonesia-bisnis.infogue.com -
Finance
(foto: dok Finance)
Jakarta -
Rata-rata produksi minyak nasional hingga akhir Juni mencapai 960.203 barel per hari (bph) atau naik 553 bph dibandingkan rata-rata produksi pada bulan Mei yang tercatat sebesar 959.650 bph.
"Sementara untuk rata-rata produksi gas bumi sepanjang tahun ini mencapai 8.827 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD)," kata Kepala Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) R Priyono dalam pesan singkatnya, Selasa (29/6/2010).
Berdasarkan catatan Finance, rata-rata produksi minyak nasional memang terus merangkak naik. Hingga akhir maret, rata-rata produksi minyak nasional baru mencapai 953.000 bph, namun pada bulan berikutnya naik sebesar sudah berada di level 956.000 bph.
Kondisi serupa terjadi pada akhir April. Di mana rata-rata produksi minyak naik sebesar 3.650 bph menjadi 959.650 bph.
Menurut Priyono, kenaikan produksi tersebut salah satunya didorong oleh pencabutan rencana pembatasan cost recovery dalam APBN-P 2010.
"Karena cost recovery tidak dibatasi jadi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) lebih bersemangat melaksanakan kegiatan produksi," jelas Priyono.
Faktor-faktor lain yang mendorongnya yaitu percepatan proses persetujuan work program and budget (WP&B), authorization for expenditure (AFE) dan plan of development (PoD). Kini proses WP&B hanya memakan waktu 25 hari kerja, PoD 31 hari kerja dan AFE diperkirakan 23-48 hari kerja.
Selain itu, BP Migas juga mendorong kontraktor melakukan infill drilling pada sumur-sumur produksi dan pemeliharaan peralatan bagi fasilitas-fasilitas produksi yang sudah tua untuk mengurangi unplanned shutdown peralatan penunjang produksi.
Meskipun rata-rata produksi minyak secara nasional terus mengalami peningkatan, namun sayangnya, hingga kini target produksi minyak yang dipatok di APBN-P 2010 sebesar 965.000 bph masih belum tercapai.
Sementara untuk rata-rata produksi gas secara nasional mencapai 8.827 MMSCFD atau telah melampaui target yang ditetapkan dalam APBN-P 2010 sebesar 7.758 MMSCFD.
(foto: dok Finance)
Jakarta -
Rata-rata produksi minyak nasional hingga akhir Juni mencapai 960.203 barel per hari (bph) atau naik 553 bph dibandingkan rata-rata produksi pada bulan Mei
Jakarta -
Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mencatat produksi minyak nasional Januari hingga akhir Juli 2010 mencapai 958.231 barel per hari (bph) atau turun sebesar 1.972 bph dibandingkan rata
Jakarta -
Rata-rata produksi minyak nasional sepanjang bulan Mei mencapai 972.238 barel per hari (bph) atau 0,75% di atas target dalam APBN-P 2010 yang dipatok di level 965.000 bph.
Rata-rata produksi minyak PT Pertamina EP hingga akhir September mencapai 130.400 barel per hari (bph) atau sekitar 1,875% di atas target produksi yang ditetapkan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) sebesar 128.000 bph.