BERITA - ekonomi-indonesia-bisnis.infogue.com -
Nilai euro terjungkal hingga di bawah 1,26 dolar Amerika Serikat (AS), Jumat, merupakan level terendah dalam dua tahun karena harapan pemotongan suku bunga di kawasan eropa dan perlambatan pertumbuhan ekonomi, di tengah krisi finansial global.
Pada perdagangan pagi, mata uang tunggal Eropa itu tenggelam hingga level 1,2581 dollar AS, yang terakhir terjadi pada Oktober 2006, demikian laporan AFP.
Kemudian euro bergerak hingga level 1,2599, turun dari level 1,2926 yang terjadi pada hari Kamis di New York.
"Belum ada tanda-tanda berhentinya penguatan dollar belakangan ini, khususnya di Eropa dimana ada spekulasi bahwa bank sentral akan melanjutkan pemotongan suku bunga hingga akhir tahun," kata Gary Thomson dari CMC Markets. (*)